Sabtu, 22 Oktober 2011

EL NIDA SEKARANG

Group ini mulai terbentuk pada tahun 2010 awal dan sampai saat ini masih eksis, anggotanya yaitu : Uuh R S Laela, Lushe, Ipah S, Annida, dan Nuraidah.

Jumat, 21 Oktober 2011

FOTO E-NIDA 09/10




EL NIDA 2009 - 2010

Group ini beranggotakan Ihah, Nia, Heni, Silvi, Susi, Tuti, Ipah dan Annida, dimulai tahun 2009 sampai tahun 2010. pertama kali tampil pada acara Walimatul Ursy Putri Kepala MA Jamanis, MC tetap tidak berubah yaitu Ata Ajudin ditambah Marsudin dan Zenal.

FOTO E-NIDA 08/09





EL NIDA 2008-2009

Pada Tahun 2007-2009 muncul anggota baru El Nida, dan pada masa ini lah el nida mulai beranjak maju dan eksis. Kelima Anak- anak manis ini adalah : Siti Maryam ( iyam ), Nurjanah ( Nur ), Ririn Yuliani ( Rin ), Nurhasanah ( Nuy ), dan Novi Sri M ( Mview ). adapun MC atau Pembawa acara tetap tidak berubah yakni Dua Ikhwan dan Akhwat Ata AS dan Siti Maemunah ( Sima), yang kemudian digantikan oleh Ipah ( ipeh ).

ALIF KASTROLOGI


Dalam perkembangannya Nasyid El Nida melahirkan juga group shalawat yang bernama Alif Kastrologi eksis di sekitar tahun 2006-2009 dengan Vokalis Kang Suryaman dan Kang Asep Syafaat, Rebana dan Musik : Yusup S, Jajang, Suryana, Tata AS dan Abu Dharmawan. ( Foto diambil pada acara Walimatusafar Pengasuh Pontren )

EL NIDA 2005-2007


Nasyid El Nida angkatan Pertama ( 2005-2007):
1. Lala Latifah
2. Pipih Masitoh
3. Dedeh Haryani
4. Siti Nurjanah

SEJARAH NASYID



Nasyid adalah salah satu seni islam dalam bidang seni suara.Biasanya merupakan nyanyian yang bercorak Islam dan mengandungi kata-kata nasihat, kisah para Nabi, memuji Allah, dan yang sejenisnya. Biasanya nasyid dinyanyikan secara acapella dengan hanya diiringi gendang. Metode ini muncul karena banyak ulama Islam yang melarang penggunaan alat musik kecuali alat musik perkusi.

Nasyid dipercaya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad.Syair thola'al badru 'alaina (yang artinya telah muncul rembulan di tengah kami)yang kini kerap dinyanyikan oleh tim qosidah dan majelis ta'lim, adalah syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW ketika pertama kali hijrah ke madinah. Nasyid kemudian berkembang seiring dengan situasi dan kondisi saat itu. Misalnya nasyid di Timur Tengah yang banyak mengumandangkan pesan Jihad maupun perlawanan terhadap imprealisme israel lebih banyak dipengaruhi oleh situasi politik yang ada saat itu.

Nasyid di Indonesia

Nasyid mulai masuk ke Indonesia sekitar era tahun 80-an. Perkembangannya pada awalnya dipelopori oleh aktivis-aktivis kajian Islam yang mulai tumbuh di kampus-kampus pada masa itu. Pada awalnya yang dinyanyikan adalah syair-syair asli berbahasa arab. Namun akhirnya berkembang dengan adanya nasyid berbahasa Indonesia dan dengan tema yang semakin luas (tidak hanya tema syahid dan jihad). Biasanya nasyid dinyanyikan dalam pernikahan, maupun perayaan hari besar umat Islam.